Meratap mata yang semakin semu
Diangan cinta yang kuharap tak ada
Kamu menghapiri memohon
Kau mohon untuk tinggalkan diriku
Hanya senyum tulus ku beri
Karena ku tahu
Sama sekali kau tidak menggubrisnya
Saat kursi itu sekarang tak bermakna
Dan kata-kata itu mulai runyam
Hanya ada aku dengan mimpi palsu
Yang ada dalam diri untuk membunuhku
Selamat! Kamu telah memenangkan hal bodoh ini
Dimana kamu berdiri merasa sebagai pria gagah
Dalam kesenangan hampa
Selamat! Kini aku telah pergi dari hadapanmu
Dan takkan pernah kembali
Karena kamu tidak menginginkannya
Selamat! Sekarang bayanganmu akan terus berada di pikiranku
Dirimu akan selalu ada di hatiku
Dan aku hanya bisa meratap dan berharap
Akan kebusukan dirimu itu…
by: Lingkan Bella
date: Friday, November 21, 2008 at 4:14pm

No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.